Thursday, March 27, 2014

Presiden 2014

Presiden Indonesia , Bukan Raja Yang Harus Dilayani


Tinggal menghitung hari, Penghuni Istana sudah berganti wajah. Isu kanan isu kiri, berbisik nama nama calon penguasa. Tentu bukan harapan bangsa jika hanya duduk manis dan berfoto dengan background merah putih saja. Ribuan janji menanti tuk ditepati. Istana bukan tempat untuk menjajal nama kekuasaan. Dan Presiden bukan Raja yang harus dipatuhi dan di berikan semua keinginannya. Tapi kami, rakyat lah yang menjadi Raja.




Penantian lama kami akan kesejahteraanpun sudah akut. Rindu dengan kepemimpinan yang mampu membuat semua rakyat senang.
69 Tahun Merah Putih berkibar. Namun banyak rakyat yang masih belum berkibar dan terbang menjauh dari kepedihan hidup. Kalau tidak mau dituntut ya jangan mancing tuk dituntut! Mending tidur dirumah dan angon kambing.

Rakyat sudah kenyang akan janji janji berujung emosi. Percuma panggung megah menggelegar kampanye jika hanya untuk narsis belaka. Mending buat anak yatim dapat pahala. Lagian doa anak yatim juga mudah dikabulkan oleh yang maha Kuasa.

Jadi pemimpin resikonya besar, pikir 10juta kali lagi. Kalau mampu ya laksanakan dengan Sangat Baik.

9 April 2014, menanti wajah baru Pemimpin Negeri. Dapat Pangeran? Atau dapat Bang Toyib? Hahaaa (fe)


Opinion By Owner this Blog. Vote your Presiden in Our Polling!