Hai lovers, kali ini LA MEDIA BLOG akan membahas KENAKALAN REMAJA. Tentu sudah pada tau dong? Siapa saja yang disebut remaja? Baik cewek atau cowok yang berumur 16 tahun hingga 25 tahun. Remaja di era 2000an tentu berbeda dengan era 80an. Jika menurut cerita ibu dan nenek kita, mungkin sudah pada tahu kalau remaja di era lalu lebih patuh sama orang tua. Dan lebih suka dirumah daripada hangout ke luar. Mungkin takut terpengaruh dengan hal negatif.
Kalau remaja masa kini sudah kebal dengan rambu rambu itu. Nah, saya punya tips untuk kalian para orang tua yang anaknya hampir atau sudah menginjak masa Remaja :
Tips yang pertama, kalau anak masih berusia belia atau 10 tahun hingga 15 tahun. Umur ini adalah umur yang rawan terpengaruh dunia luar, apalagi siswa SMP yang sudah sedikit ganas dibanding SD. Sebaiknya orang tua lebih berhati hati dan mengawasi siapa saja yang dekat dengan anak kita. Meski mengawasi, jangan terlalu terbuka jika anda sedang mengawasi anak. Mungkin dengan cara memanfaatkan teknologi yang sedang berkembang. Seperti menggunakan facebook. Buat akun facebook yang terlihat tidak aktif namun sebenarnya aktif. Maksudnya, jadikan facebook anak anda sebagai teman anda. Dan pantau dngan cara mengikuti akun tersebut. Jangan sekali kali anda terlihat membuka facebook dihadapan anak, dan jangan update status. Maka anak anda akan menganggap bahwa akun anda tidak aktif dan hanya sebagai akun biasa.
Tips yang kedua, jika anak sudah mulai sedikit terpengaruh dunia luar. Jangan terlalu keras dengan anak anda. Karena jika anda marah, anak akan semakin melawan dan marah. Tipsnya, buat anak sadar dengan sendirinya. Seperti contoh kasus ini :
"" Dedy sudah menginjak bangku SMA, dan teman temannya pun mulai mempengaruhi Dedy. Pada suatu hari, hingga jam 10 malam Dedy belum pulang. Padahal Dedy tidak pernah keluar malam. jam 2 pagi Dedy pulang. Dan Dedy melihat ayahnya tertidur di depan pintu rumah. Ayahnya tidak marah, ia hanya berkata "Eh anak ayah baru pulang, yuk nak masuk". Dihari kedua Dedy melakukan hal yang sama dan begitu pula ayahnya. Keesokannya Dedy tidak melakukannya lagi karena malu."""
Dari kasus itu mungkin juga bisa menginspirasi kita.
Tips yang ketiga, Kenakalan anak biasanya tidak hanya karena dunia luar. Kesibukan anda mungkin juga berpengaruh terhadap emosi anak. Kurangnya perhatian dan kasih sayang juga mempengaruhi berubahnya sikap remaja. Anak akan menuntut anda untuk memperdulikannya. Jadi sesibuk apapun anda, sempatkan anda untuk berkomunikasi dengan anak. Anak zaman sekarang, biasanya suka dengan sosial media. Whatsapp, WeChat, BBM, Line atau aplikasi Android lain bisa menjadi pilihan anda untuk menjalin komunikasi.
Saat rapat, atau sedang bekerja diluar kota bisa dijadikan waktu untuk komunikasi, meski hanya untuk menanyakan hal sepele. Seperti, sedang apa? Atau Sudah makan?
Tips yang ketiga, Kenakalan anak biasanya tidak hanya karena dunia luar. Kesibukan anda mungkin juga berpengaruh terhadap emosi anak. Kurangnya perhatian dan kasih sayang juga mempengaruhi berubahnya sikap remaja. Anak akan menuntut anda untuk memperdulikannya. Jadi sesibuk apapun anda, sempatkan anda untuk berkomunikasi dengan anak. Anak zaman sekarang, biasanya suka dengan sosial media. Whatsapp, WeChat, BBM, Line atau aplikasi Android lain bisa menjadi pilihan anda untuk menjalin komunikasi.
Saat rapat, atau sedang bekerja diluar kota bisa dijadikan waktu untuk komunikasi, meski hanya untuk menanyakan hal sepele. Seperti, sedang apa? Atau Sudah makan?
Tips yang keempat, Selalu bekali anak dengan ilmu religi. Tapi kalau hanya menyuruh anak untuk sholat itu tidak efektif.
Ada pepatah : Awali hal baik dengan diri sendiri.
Jadi kalau menyuruh anaknya sholat, namun orang tuanya tidak sholat ya sama juga bohong.
Mengajak anak sholat berjamaah juga bisa menjadi pilihan. Jika belum terbiasa, bisa diawali dengan sholat magrib berjamaah. Lalu Ashar, dan lainnya.
Tips selanjutnya, jangan terlalu overprotektif. Berbeda dengan remaja zaman dulu. Jika seorang anak perempuan tidak diperbolehkan keluar, maka ia akan konsentrasi di dalam rumah dan biasanya belajar memasak atau mencari kegiatan lain.
Namun saat ini, jika anak terlalu dilindungi akan semakin ngelunjak dan melakukan hal yang lebih saat dibiarkan keluar sebentar.
Tapi juga jangan dibebaskan begitu saja.
Tips yang terakhir, jangan bertengkar masalah rumah tangga dengan pasangan anda dihadapan anak. Mungkin secara tidak langsung itu tidak berpengaruh nyata. Tapi akan sangat berpengaruh terhadap psikis anak tersebut. Anak akan semakin keras dan berani melawan orang tua. Dalam pandangan anak itu juga akan buruk, bahkan bisa saja anak tersebut trauma akan cinta. Dan jika tidak, akan melakukan hal yang sama saat anak sudah menikah nanti.
Nah, itu tipsnya. Kalau kalian punya tips juga kirim tips kalian ke email choifendy5@gmail.com (hak cipta kalian tetap)
Nah, itu tipsnya. Kalau kalian punya tips juga kirim tips kalian ke email choifendy5@gmail.com (hak cipta kalian tetap)